Visi & Misi

PCS ialah sebuah gereja yang bergerak, bertumbuh dan membangun sesuai dengan visi dan misinya yang dikupas dari Amanat Agung Yesus Kristus kepada muridnya melalui Matius 28. 

Dasar-dasar Visi & Misi PCS datang daripada MANDAT, yang bermaksud tanggungjawab yang diberikan Tuhan kepada manusia melalui Yesus Kristus. Mandat yang sedia ada datang dari Matius 28. Bagi PCS Mandat tersebut diterjemah kepada Dasar-dasar Gereja PCS yang boleh di baca dalam perlembagaan PCS, Bab 2 Fasal 3:


BAB II : DASAR GEREJA
Fasal 3 – Dasar-Dasar Gereja

  1. Gereja ini adalah sebahagian daripada Tubuh Kristus, Gereja Universal.
  2. Gereja berpegang pada Kitab Suci Perjanjian Lama dan Baru sebagai dasar iman dan pengakuan Iman Rasuli sebagai perlindungan iman dan berdoa untuk pimpinan Roh Kudus.
  3. Gereja adalah persekutuan orang-orang yang percaya akan Kristus dan yang sedang menuju kepada Kerajaan Allah. Kewujudan Gereja sebenarnya adalah daripada kehidupan dan kesaksian dan bukan daripada institusinya.
  4. Dalam Baptisan Kudus Allah membuktikan PerjanjianNya yang Baru dengan manusia. Barangsiapa mendengar panggilan Allah dan percaya dapat menerima baptisan, dan anak-anak mereka juga boleh menerima tanda anugerah Allah ini.
  5. Dalam Perjamuan Kudus anggota Gereja mengingati apa yang telah dilakukan oleh Kristus untuk umatNya ketika menuju ke kayu Salib. Perjamuan Kudus menetapkan mereka dalam keselamatan, menguatkan mereka dalam kehidupan dan mempersatukan bagi pelayanan men datang.
  6. Gereja mengakui Yesus Kristus satu-satunya Tuhan dan Pemimpin gereja. Dia menuntun umatnya dan mengaruniakan mereka dengan anugerah berbeza-beza melalui Roh Kudus. Walaupun mengkhabar- kan lnjil dan bersaksi bagi Kristus adalah tugas utama setiap anggota Gereja, Gereja mengamalkan pelayanan biasa sebagai unsur utama pelaksanaan Firman Allah dan Sakramen. Pendeta serta Pendeta Tumpuk yang ditahbiskan dapat melaksanakan Sakramen bagi anggota. Ada juga beberapa Penginjil yang mengambil bahagian sepenuhnya dalam pemberitaan Injil. Semua Pendeta Tumpuk dan Penginjil senantiasa mendapat arahan dan latihan untuk melengkapi mereka dalam pelayanan Gereja.
  7. Gereja menggunakan Peraturan-Peraturan Tetap dan Arahan-Arahan Gereja, selepas ini disebut TATA GEREJA, untuk mendisiplin, mengatur, membimbing dan melindung Gereja, agar anggota yang berbuat salah mendapat peringatan dan dibawa kepada jalan benar, dan nama Kristus tidak terhina melalui kelakuan buruk oleh UmatNya.
  8. Gereja mengikuti peraturan Perjanjian Baru yang percaya bahawa perkahwinan adalah monogami. Anggota Gereja boleh berkahwin menurut perkahwinan Kristen atau perkahwinan Kampung diikuti dengan satu Ibadah di Gereja.
  9. Gereja mengingati setiap anggota mengambil bahagian secara aktif dalam kegiatan masyarakat dan mentaati undang-undang Negeri dan peraturan-peraturan Kerajaan asalkan peraturan- peraturan dan undang-undang tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Gereja.
  10. Gereja mengenali tanggungjawabnya untuk bersaksi bagi Kristus dalam kehidupan dan pekerjaan sebagai teladan bagi orang lain.

MANDAT GEREJA PCS dirangkum dalam NO 10 iaitu:
“Gereja mengenali tanggungjawabnya untuk bersaksi bagi Kristus dalam kehidupan dan pekerjaan sebagai teladan bagi orang lain.”

Tanggungjawab ini adalah intipati dari Matius 28:18-20

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”


VISI
GEREJA MANDIRI & MISSIONAR
MISI:

  1. Menjadi wahana/alat untuk “mempromosikan” karya Penyelamatan Allah didalam Yesus Kristus (Pengkhabaran Injil) dengan menawarkan jalan keluar dari kebuntuan & halangan teologi, membebaskan masyarakat dari belenggu ideologi, kongkongan dan kepercayaan tahyul dalam apa saja bentuk.
  2. Menjadi wahana/alat bagi orang percaya (Kristian) untuk “mengekspresikan” karya penyelamatan Allah (persekutuan orang-orang percaya) secara terus menerus berdasarkan kasih & hukum yang terutama.
  3. Menjadi “rakan sekerja” Allah dalam melaksanakan kehendakNya untuk menghadirkan “Kerajaan Allah di muka bumi”, dalam komuniti gereja/yang belum percaya.
  4. Menjadi saluran berkat bagi jemaat, sesama gereja dan lingkungan sekitarnya.

MISI adalah satu cara kerja gereja, jemaat dan pekerjanya untuk berkerja mencapai VISI. Gereja yang MANDIRI tidak tertakluk hanya pada kemandirian dana, ianya menyeluruh kearah sebuah institusi yang membentuk gereja iaitu Dasar Teologinya, Peraturannya (Perlembagaan dan Tata Gereja), jemaahnya dari setiap segi kehidupan masyarakat dibawah perintah Kasih Karunia Tuhan Yesus.